Jurnal Pendidikan Guru https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu <p>Jurnal Pendidikan Guru menerima hasil karya ilmiah, studi pustaka dan hasil penelitian yang di lakukan oleh guru, dengan kajian seputar peningkatan pendidikan di Indonesia, mencakup multidisiplin keilmuan tetapi masih dalam lingkup kajian pendidikan, dengan tujuan memajukan pendidikan di Indonesia melalui hasil karya guru yang berkualitas.</p> en-US info@literasikitaindonesia.com (Sumarto) admin@literasikitaindonesia.com (Ade Indra Saputra) Tue, 12 Jan 2021 16:08:38 +0000 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Manajemen Kepala Sekolah dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid 19 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/183 <p>Manajemen kepala sekolah meruapakan upaya perencanaan pendayagunaan pengawasan sumberdaya manusia secara efektif dan efesien dalam pengelolaan pemebelajaran daring pada masa pandemic covid 19 yang apabila itu dapat di laksnakan secara utuh konsekwen dan berkelanjutan tentu akan dapat mewujudkan mempertahankan kualitas mutu pendidikan walaupun pembelajaran di lakukan dalam berbagai keterbatasan.Pembelajaran daring yang baik pada masa pandemi covid 19 diperlukan uapaya yang sunguh sunguh dan komprehensif. yaitu dengan melibatkan guru dalam membuat kebijakan sekolah,memberikan penghargaan,mendelegasikan tangung jawab dan kewenangan kerja ,menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan orang tua siswa sebagai uapaya dan langkah langkah meminimalisir dampak negatif pembelajaran daring yang tentu dapat merugikan siswa,orang tua,sekolah dan dunia Pendidikan.</p> Abdullah Abdullah Copyright (c) 2021 Abdullah Abdullah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/183 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Penerapan Model Pembeelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Eksposisi Siswa MAN 1 Sarolangun https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/192 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan kemampuan keterampilan menulis teks eksposisi siswa MAN 1 Sarolangun melalui pereapan model pembelajaran berbasis masalah. Jenis penelitian PTK(Penelitian Tindakan Kelas) dengan menggunakan empat tahap, perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi, yang dilaksanakan dalam dua siklus, yaitu tindakan siklus I dan tindakan siklus II. Instrumen yang digunakan adalah tes dan obsevasi. dengan pendekatan kualitatif yang dilakukan dengan meghitung rata-rata kelas yaitu menghitung persentase ketuntasan siswa secara klasikal, siswa dinyatakan lulus apabila memperoleh nilai . Jumlah sampel adalah 24 siswa yaitu 12 laki-laki dan 12 perempuan pada kelas X IIS MAN 1 Sarolangun. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa keterampilan menulis teks eksposisi siswa setelah penerapan model pembelajaran berbasis masalah melalui tindakan siklus I, nilai rata-rata 65,78 atau 37,50% dengan kategori kurang. Tindakan siklus II nilai rata-rata 85,20 atau 91,68% dalam kategori baik. Kesimpulannya adalah dengan penerapan model pembelajaran berbasis masalah mampu meningkatkan keterampilan menulis teks eksposisi siswa MAN 1 Sarolangun.</p> Tri Gusrita Copyright (c) 2021 Tri Gusrita https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/192 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Al-Qur’an Bertutur Tentang Perempuan Melacak Kedudukan Perempuan dalam Perspektif Al-Qur’an https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/190 <p>Eksploitasi terhadap perempuan karena menganggap bahwa perempuan itu lebih rendah dari laki-laki. (Menurut Quraish Shihab Bahwa hadits yang menyatakan bahwa perempuan diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok merupakan hadits yang shahih atau dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya). Namun hadits ini jangan difahami secara tekstual, sehingga kemudian hal ini akan meninggalkan kesan bahwa perempuan itu adalah makhluk yang rendah derajat kemanusiaannya dibanding laki-laki. Tulang rusuk yang bengkok menurut Quraish, harus difahami dalam pengertian majazi (kiasan). Artinya, bahwa hadits tersebut mengingatkan kepada kaum Adam agar menghadapi kaum Hawa dengan sikap yang bijaksana. Sebab ada sifat, karakter, dan kecendrungan yang dimilikinya berbeda dengan laki-laki. Hal ini haruslah difahami secara baik, dan para lelaki tentu tidak akan bisa mengubah sifat itu, kalaupun dipaksakan maka akibatnya akan fatal, sebagaimana fatalnya meluruskan tulang rusuk yang bengkok.</p> Jannatul Wardiyah Copyright (c) 2021 Jannatul Wardiyah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/190 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Inovasi Guru dan Orang Tua dalam Pembelajaran Daring di Sekolah https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/188 <p>Peran orangtua dalam proses pembelajaran di rumah sebagai upaya memutus rantai covid-19 banyak orang tua menilai bahwa melalui pembelajaran di rumah dapat mempererat hubungannya dengan anaknya, begitupun anaknya dinilai dapat melakukan pembelajaran di rumah dengan sangat baik. Orangtua juga merasa melalui pembelajaran di rumah, orang tua dapat melihat perkembangan anaknya dalam belajar. Guru, diharapkan untuk mmebrikan inovasi pembelajaran agar tidak monoton pembelajaran yang dilakukan pada saat belajat dirumah; Orang tua, diharapkan untuk lebih memantau siswa pada saat belajar dirumah agar pembelajaran yang dilakukan bias efektif;</p> Burhanudin Copyright (c) 2021 Burhanudin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/188 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Sinergitas Guru dan Orang Tua Dalam Pembelajaran Daring Di Masa Pandemi Covid-19 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/186 <p>Pembelajaran daring yang dilaksanakan memang tidak terlepas dari peran guru, peserta didik, serta orang tua agar lebih efektif dan tepat sasaran yang ingin dicapai. Semua hambatan yang dialami guru akan menemukan solusi dengan selalu menjalin koordinasi yang baik dengan orang tua. Guru, dengan peran yang dimilikinya menyajikan bahan pembelajaran yang kreatif agar anak tidak bosan menjalani pembelajaran dari rumah dengan memanfaatkan teknologi internet yang mudah diakses oleh mereka, kapanpun dan dimanapun mereka berada. Selain itu, tidak terlepas dan peran orang tua sebagai pendidik pengajar di rumah agar ikut aktif terus mendampingi, memantau belajar anak serta memotivasi anak agar disiplin belajar. Dan yang lebih penting terus menjalinkomunikasi dan berkoordinasi yang baik dengan guru terkait dengan pelajaran.</p> Siti Aminah Copyright (c) 2021 Siti Aminah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/186 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Efektivitas Penggunaan Teknologi Whatsapp Bagi Guru, Siswa dan Orang Tua dalam Pembelajaran PAI Melalui Model Daring dan Luring pada Era New Normal Di SMPN 9 Tanjung Jabung Timur Tahun 2020 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/184 <p>Pembelajaran daring dilakukan melalui jaringan online seperti, sosial media melalui WhatsApp (WA) Grup maupun pesan teks dan telepon. pembelajaran luring dilakukan melalui model belajar di kelas dengan durasi di kuranggi selama 20 menit per jam dan di buat dua sip belajar sip a dan b Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yaitu suatu metode yang digunakan untuk menemukan pengetahuan yang seluas-luasnya terhadap objek penelitian pada saat penelitian dilaksanakan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian Deskriptif. Di sekolah siswa tidak di bolehkan jajan siswa hanya di dalam kelas dan membawa bekal sendiri hingga pembelajaran usai selama 4 jam. diharapkan agar anak didik mendapatkan materi pembelajaran langsung guna untuk menutup kekurangan pembelajaran daring yang mengalami beberapa kendala. Hasil penelitian ini akan bermanfaat sebagai referensi bagi guru SMP yang telah menerapkan pembelajaran saat pandemi covid -19 ini.</p> Siti Masitah Copyright (c) 2021 Siti Masitah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/184 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Pendidikan Pencegahan Bahaya Virus Covid – 19 di tengah Bahaya Radikalisme, Perilaku Ekstrimisme dan Anti Multikultural https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/193 <p>Wabah virus covid – 19 atau yang dikenal dengan virus corona telah menjadi musuh besar bagi setiap bangsa, karena sudah banyak memakan korban dan sudah banyak juga yang terinfeksi, sehingga setiap negara membuat kebijakan untuk mencegah waspada terhadap penyebaran virus corona, dengan berbagai cara seperti kebijakan pemerintah untuk lock down; menutup pintu bagi setiap yang datang, pengunjung asing tidak diperbolehkan lagi datang ke Indonesia, tidak di skala nasional bahkan lock down juga sudah di terapkan di beberapa desa/ kelurahan dan kecamatan. Ada juga antisipasi dengan proses peningkatan imunitas diri supaya tidak terkena virus corona dan bisa dengan di rumah aja dengan melakukan kegiatan yang positif atau bekerja dari rumah. Di tengah Wabah virus covid – 19 berkembang juga paham radikalisme, Ekstrimisme dan Anti Multikultural yang harus di sikapi dengan segera karena menyangkut stabilitas keamanan Negara, tentunya dengan memberikan edukasi pencegahan bahaya Virus Covid – 19 di tengah Bahaya Radikalisme, Perilaku Ekstrimisme dan Anti Multikultural.</p> Sumarto Sumarto Copyright (c) 2021 Sumarto Sumarto https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/193 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Kolaborasi Peran serta Orang Tua dan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Secara Daring https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/191 <p>Pendidikan saat ini menuntut adanya kolaborasi dengan berbagai pihak dalam berbagai kegiatan pendidikan. Kolaborasi adalah kegiatan dimana terjadi kerjasama antara berbagai pihak dalam mewujudkan tujuan pendidikan, baik pihak dari dalam maupun dari luar lembaga pendidikan. Kolaborasi dapat dilakukan dengan sekolah itu sendiri, universitas, masyarakat, orang ahli, yang memiliki pengaruh positif pada pencapaian prestasi peserta didik dan pengalaman sekolah. Dengan demikian, kolaborasi merupakan langkah konkret dan sistematis di lingkungan pendidikan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan. Oleh karena itu dalam pembelajaran daring ini diperlukannya kolaborasi yang baik antara orang tua dan guru dalam menciptakan suatu proses pembelajaran yang baik yang dapat membuat para peserta didik memahami materi pelajaran dan dapat mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.</p> Abdul Kholil Copyright (c) 2021 Abdul Kholil https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/191 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Implementasi Budaya Religius dalam Membina Akhlak Siswa di MI Rahmatullah Kota Jambi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/189 <p>Budaya religius lembaga pendidikan adalah upaya terwujudnya nilai-nilai ajaran agama sebagai tradisi dalam berperilaku dan budaya organisasi yang diikuti oleh seluruh warga pendidikan tersebut. Dengan menjadikan agama sebagai tradisi dalam lembaga pendidikan maka secara sadar maupun tidak ketika warga lembaga mengikuti tradisi yang telah tertanam tersebut sebenarnya warga lembaga pendidikan sudah melakukan ajaran agama. Wujud budaya religius adalah terdapat beberapa bentuk kegiatan yang setiap hri dijalankan oleh peserta didik diantaranya:; Senyum Salam Sapa (3S); Saling hormat dan toleran; Puasa Senin Kamis.; Shalat Dhuha; Tadarus Al-Qur?an ; Istighosah dan Doa Bersama.</p> Fatimah Fatimah Copyright (c) 2021 Fatimah Fatimah https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/189 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Problematika Distance Learning di era Covid 19 SMPN Satap 2 Tanjung Jabung Timur https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/187 <p>Masa pandemi covid-19 ini mungkin berbeda karena kebiasaannya guru mengajar selalu bertatap muka di kelas, sekarang guru mengajar melalui daring/jarak jauh. Ketika belajar disekolah guru menyampaikan materi secara langsung dalam kelas, menjelaskan secara rinci materi dari awal sampai akhir, serta dapat memantau langsung tingkat kepahaman siswa atas materi yang disampaikan. Apabila siswa kurang paham terkadang guru mempersilahkan bertanya, namun pada saat pembelajaran daring ini guru kesulitan dalam proses pemantauan perkembangan belajar siswa. Materi yang disampaikan pun kurang maksimal karena lewat via video , foto ataupun rangkuman tulisan , jadi akan berimbas kepada siswa yang akan sulit dalam memahami materi. Distance learning atau pembelajaran jarak jauh memberikan suasana baru dalam pembelajaran, yang tentunya hadir sebagai alternatif tetap berjalannya pembelajaran selama pandemi covid 19. Berdasarkan kejadiannya yang terhitung tidak terencana, dengan sejumlah latar belakang lokasi dan profesi orang tua yang sangat heterogen, membuat pelaksanaanya mengalami probelamtika bagi subjek pendidikan.</p> Ponimin Ponimin Copyright (c) 2021 Ponimin Ponimin https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/187 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000 Pengaruh Korelasi Peran Orang Tua dan Guru Berbasis Online di Rumah dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/185 <p>Karya Ilmiah ini bertujuan untuk menjelaskan peran orang dan guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis online. Karya Ilmiah ini menunjukan bahwa pembelajaran online yang dilakukan di rumah berdampak positif dan negatif. Dampak positifnya yaitu 1) materi dapat diakses oleh pelajar dimanapun dan kapanpun; 2) pelajar dapat melakukan pembelajaran atau membaca materi sambil melakukan kegiatan santai; 3) aman dari virus Corona; dan 4) mayoritas orang tua menjadi melek akan informasi dan teknologi. Dampak negatifnya yaitu 1) kejahatan cyber yang dapat menyerang aplikasi-aplikasi pembelajaran online atau daring; 2) kegiatan belajar mengajar yang tidak sama efektifnya dengan pembelajaran tatap muka; 3) tugas yang menumpuk; 4) penguasaan orang tua dan guru akan teknologi masih rendah; dan 5) keterbatasan sarana dan prasarana (kuota, sinyal, biaya, pendidikan orang tua dan lain-lain). Pemanfaatan pembelajaran online perlu dipahami dan disadari oleh orang tua, guru, sekolah, dan pemerintah.</p> Erlina Neni Indriyani Copyright (c) 2021 Erlina Neni Indriyani https://creativecommons.org/licenses/by/4.0 https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/jurpendigu/article/view/185 Tue, 12 Jan 2021 00:00:00 +0000