https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/issue/feed Jurnal Literasiologi 2020-03-08T02:02:16+00:00 Dr. Sumarto, S.Pd, M.Pd sumarto@literasikitaindonesia.com Open Journal Systems <p style="align: justify;">Mempublikasikan hasil diskusi literasi, penelitian literasi tentang ke-Indonesian; pendidikan, sosial dan budaya yang ada di Indonesia, atau pendidikan, sosial budaya Indonesia yang ada di dunia Internasional, suatu hal yang sangat menarik untuk memperkenalkan Indonesia ke seluruh dunia, dengan tradisi dan kehidupan pendidikan, sosial yang ramah dan damai walaupun hidup dengan keberagaman, kemajemukan semua dibingkai dengan persatuan dan kesatuan “bhineka tunggal ika” yang tertulis dan terpublish.</p> https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/54 PENGOLAHAN CANGKANG KELAPA SAWIT DI KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT PROVINSI JAMBI 2020-01-20T01:21:49+00:00 Ali Musa Lubis alimusalubis54@gmail.com Hidayat hidayat@literasikitaindonesia.com <p>Di Provinsi Jambi sampai saat ini belum ada kegiatan/pabrik yang mengolah karbon, aktif, Liquid smogdan limestone, padahal kebutuhan akan ketiga jenis produks tersebut selalu meningkat, baik kebutuhan untuk regional mapun nasional. Dengan adanya Progam pengabdian masyarakat dari Kementrian Agama RI melalui Pendidikan Tinggi Islam subdit penelitian, publikasi ilmiah dan pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik. Ditinjau dari segi ekonomi program ini dapat memunculkan wirausaha baru dan menumbuhkan budaya kewirausahaan dikalangan masyarakat. Kegiatan pengabdian yang dilakukan dengan metodologi ABCD (Asset Based Community Development). Adapun hasil kegiatan pengabdian yang dilakukan di Desa Terjun Gajah Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat yaitu membentuk komunitas pengolahan asap cair dari kelompok tani kelapa sawit, membuat atau merakit peralatan yang digunakan dalam mengolah cangkang kelapa sawit menjadi asap cair atau liquid smog, bekerja sama dengan Bank Sampah Bangkitku BSB Jambi sebagai fasilatator dalam melaksanakan kegiatan sosialisai dan pendampingan bersama peneliti dan membuat asap cair sebagai usaha petani kelapa sawit dan bisa juga digunakan sendiri untuk keperluan pengawet kayu, bahan pengawet makanan dan obat bagi tanaman.</p> 2020-01-20T00:34:06+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/55 KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA 2020-01-20T00:52:10+00:00 Burhanudin burhanudin7801@gmail.com <p>Latar belakang penelitian ini adalah siswa membutuhkan motivasi instrinsic dalam belajar, serta peran guru yang harus memenuhi kompetensi. Kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru pendidikan agama Islam sebagaimana guru yang lain meliputi: Kompetensi Pedagogik, kompetensi kpribadian, kompetensi profesionalitas, kompetensi sosial. Selain 4empat komptensi tersebut guru Pendidikan Agama Islam juga diharapkan memiliki kompetensi spritual dan kompetensi leadership . Kompetensi pedagogik adalah kemampuan mengajarkan moral. Kompetensi kpribadian kemampuan dalam bersikap yang terbaik dan konsekuen terhadap perkataan dan perbuatannya . Kompetensi profesional adalah kemampuan yang berkaitan dengan profesi keguruannya . Kompetensi sosial berkaitan dengan kemampuan guru dalam menjalankan peranannya dalam kehidupan masyarakat Kompetensi spritual adalah memiliki keikhlasan dalam mengajar serta tulus sepenuh hati dengan rasa pengabdian dan dedikasi yang tinggi. Kompetensi leadership guru harus memiliki percaya diri tinggi yang disertai dengan pertimbangan kedewasaan bertindak. Kompetensi yang dimiliki oleh guru pendidikan agama Islam berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Dengan berbagai kompetensi yang dimiliki dapat menjadi rangsangan yang memotivasi siswa untuk mengikuti proses belajar mengajar dengan sunguh-sunguh, sehingga pada akhirnya akan mendukung keberhasilan siswa dalam belajarnya.</p> 2020-01-20T00:36:15+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/57 PENGEMBANGAN MULTIMEDIA INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS VII DI SMP NEGERI 11 KOTA JAMBI 2020-01-20T00:52:11+00:00 Hamdi Zas Pendi zaspendihamdi@gmail.com <p>Pengembangan produk berupa software multimedia interaktif bahasa Inggris dalam bentuk kepingan CD (Compact Disc) yang disajikan secara interaktif sesuai dengan kebutuhan peserta didik dengan mencakup aspek visual, audio, audio visual, dan kinestetik. Multimedia interaktif ini dilengkapi dengan Menu Pembelajaran yaitu kompetensi pembelajaran, teks penjelasan materi yang didukung dengan video peraga, animasi, evaluasi materi berupa empat kompetensi (listening, reading, writing, and speaking), hasil penilaian, dan petunjuk penggunaan. Pengembangan produk multimedia interakti dapat meningkatkan minat belajar siswa SMP Negeri 11 kota Jambi kelas VII dalam memahami suatu konsep abstrak dengan lebih mudah, hal ini dapat di ketahui dari hasil angket minat awal siswa yang ditemukan di lapangan sebelum multimedia interaktif tersebut di kembangkan melalui multimedia interaktif dengan skor 60,44 % atau kategori cukup. Minat belajar siswa meningkat setelah multimedia interaktif tersebut dikembangkan dengan multimedia dengan skor 88,76 % atau kategori sangat baik.</p> 2020-01-20T00:40:56+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/59 REPOSISI KIYAI PESANTREN DALAM DINAMIKA POLITIK 2020-01-20T00:52:11+00:00 Rahiman Dani rahimandani@gmail.com Qolbi Khoiri qolbikhoiri@gmail.com <p>Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap dan menjelaskan mengenai dinamika kiyai pesantren dalam hubungannya dengan politik kebangsaan dan mengulas mengenai reposisi peran kiyai dalam dinamika politik kebangsaan. Meskipun banyak analisa mengenai peran kiyai ini, namun faktanya pasang surut posisi kiyai pesantren semakin terlihat inkonsistensinya. Hal ini dapat dibuktikan dengan keterlibatan kiyai secara praktis dalam politik sehingga berdampak pada eksistensi lembaga pendidikan pesantren yang dikelolanya. Hasil dari analisis penulis menggambarkan bahwa kiyai sudah saatnya untuk kembali pada peran sentralnya sebagai figure utama dalam pengelolaan pesantren, hal ini penting untuk dilakukan agar eksistensi pesantren di era modern tetap terjaga dan fokus pada reformulasi benteng pertahanan akhlak dan moral ummat yang kian mengkhawatirkan. Reformulasi yang penulis tawarkan adalah melalui internalisasi dan adaptasi peradaban modern bagi kiyai dan fokus pada pembenahan di lembaga pendidikannya, baik dalam bidang ekonomi, sosial budaya, maupun teknologi.</p> 2020-01-20T00:42:43+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/60 POLITIK PENDIDIKAN BERBASIS MULTIKULTURAL 2020-01-20T00:52:11+00:00 Rahiman Dani rahimandani@gmail.com <p>Pendidikan merupakan salah satu media yang paling efektif untuk melahirkan generasi yang memiliki pandangan yang mampu menjadikan keragaman sebagai bagian yang harus diapresiasi secara konstruktif. Sebab, pendidikan bersifat sistemik dengan tingkat penyebaran yang cukup merata. Lembaga-lembaga pendidikan dari berbagai tingkatan telah tersebar secara luas di berbagai wilayah Indonesia. Pendidikan menjadi alat penting bagi perkembangan suatu bangsa, secara otomatis kualitas dari peserta didik mulai dari (kognisi, afeksi, hingga psikomotorik) tergantung pada pendidikan yang didapatkannya. Politik dan kekuasaan suatu negara memegang kunci keberhasilan pendidikan. Dalam konteks pembangunan demokratisasi dan desentralisasi di Indonesia, peran politik eksekutif dan legislatif untuk memajukan pendidikan begitu besar. Ranah politik dan kekuasaan harus mampu mewujudkan sistem pendidikan yang mencerdaskan dan mencerahkan peradaban bangsa ini.</p> 2020-01-20T00:43:54+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/61 KOMPETENSI GURU DALAM PEMBELAJARAN 2020-01-20T00:52:11+00:00 Muhammad Rifai Harahap harahaprifai90@gmail.com <p>Nowadays education is growing more rapidly and more complex, education problems faced is not a challenge that is left alone, but it requires constructive thinking in order to achieve the quality of the goal of good education. The problems in question include the competence of teaching teachers because teachers as people who deal directly with learners should have good competence in the implementation of teaching and learning process. Learning takes place in human life because of the interaction between two or more people, the interaction between two or more people, the interaction between two or more people, the interaction that involves the exchange of information that is unknowingly done in our daily lives. So that learning reinforces through experience. Learning has a charge that involves two or more people. Learning takes place as long as each individual builds mutually agreeable and satisfying cooperation. Learning is strived to provide interaction and communication that ensures the common good so that in the learning can be a mutually ripe process. Learning as a process is done by the individual to gain a whole new behavioral change, as a result of the individual's own practice in his interaction and environment. Learning is different from Teaching, learning does not have English roots. Learning is different from learning. Therefore learning if translated into English learningization is the efforts of educators to make learners learn (to makes people or student learn). In every lesson effective conditions must be planned and cultivated by the teacher deliberately in order to avoid adverse conditions (prevention efforts), and restore optimal conditions in case of damaging things caused by the behavior of learners in the classroom.</p> 2020-01-20T00:45:31+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/62 INOVASI GUIDANCE AND COUNSELING DI KECAMATAN WONOAYU SIDOARJO 2020-01-20T00:52:11+00:00 Sufinatin Aisida Asfie99@yahoo.com Masrur Huda masrur@literasikitaindonesia.com <p>Penelitian ini merupakan penelitian kualitatatif, dimana data pustaka yang diambil dan diproses dengan menggunakan deskripsi-deskripsi, penjelasan buku dan lapangan, bukan menggunakan hitungan atau rumus hitungan. Berawal dari bentuk keprihatinan peneliti saat melihat kondisi riil pendidikan dan pengajaran di Madrasah-madrasah Ibtidaiyah di kecamatan Wonoayu. Banyak pengajar yang mengeluh kesulitan menangani kasus-kasus yang terjadi di lingkungan madrasah Ibtidaiyah. Hal itu, membutuhkan penangan khusus dari pihak sekolah, khususnya guru BK (Bimbingan Konseling) yang ditunjuk. Tapi kendala yang dihadapi adalah, tidak adanya lembaga yang memiliki kompetensi khusus di bidang Psikologi –Guidance dan Counseling-. Dan, sebagaimana pengamatan peneliti rata-rata tidak memiliki guru BK yang diberi tugas menyelesaikan kasus-kasus yang terjadi di madrasah Ibtidaiyah. Berdasarkan pendahuluan tersebut, peneliti merumuskan masalah, yaitu: (1). Bagaimana guru memecahkan masalah-masalahyang berkaitan dengan peserta didik?, dan (2). Bagaiman kondisi madrasah ibtidaiyah di kecamatan Wonoayu? (3)Bagaimana menerapkan teori Guidance dan Counseling bagi siswa Madrasah Ibtidaiyah se kecamatan Wonoayu ?. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) para guru biasanya memecahkan permasalahannya dengan ditangani langsung oleh para walikelasnya, dan mereka rata-rata tidak memiliki kualifikasi dalam bidang bimbingan dan konseling. Sehingga lebih banyak dilakukan dengan teguran, hukuman menulis maupun nasehat (2) ada 17 madrasah ibtidaiyah di kecamatan Wonoayu, dari 17 MI tersebut kondisinya bermacam-macam ada yang telah maju dengan sarana dan prasaran, guru dan siswa yang memadai serta rata-rata memililiki guru-guru yang telah tersertifikasi, terpi masih ada madrasah ibtidaiyah yang memiliki murid, sarpras yang belum memadai, kepala sekolah yang ada adalah dari pengangkatan yayasan yang menaunginya. (3) setelah dilakukan workshop inovasi guidance and counseling, ada wawasan baru cara menangani siswa dengan cara-cara yang humanis dan menuliskan apa yang mereka rasakan.</p> 2020-01-20T00:46:48+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/63 PENERAPAN METODE DIRECTED READING ACTIVITY (DRA) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PADA MATAKULIAH KOMUNIKASI PEMERINTAHAN DI PRODI ILMU PEMERINTAHAN UIN STS JAMBI 2020-01-20T00:52:11+00:00 Suryawahyuni Latief niniek_yuni@yahoo.com YULFI ALFIKRI NOER yulfi@literasikitaindonesia.com <p>The major purpose of this study is to improve the critical thinking of undergraduate student in a government communication field, UIN STS Jambi. The subject of this study was undergraduate students in semester VA in academic 2018/2019. The instruments used in this study was the last report of student results, observation paper, and a text reading with a title "hoax, de vide et impera millenial" with three questions: Q1 What does the topic about?, Q2 How do you manage the phenomenon? And Q3 How do you think about the text’s contents?. This study employs action research with two stages from October to December 2018. The result indicates that DRA methods is able to improve the critical thinking of undergraduates students.</p> 2020-01-20T00:48:24+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/58 PROSES BENCHMARKING KEPALA MADRASAH DALAM MELAKUKAN TRANSFORMASI MADRASAH DI KOTA JAMBI 2020-01-20T00:52:11+00:00 Sumarto Sumarto sumarto.manajemeno@gmail.com Emmi Kholilah Harahap emikholila@literasikitaindonesia.com <p>Melakukan benchmarking di lingkungan madrasah tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada banyak tantangan yang dialami ketika melakukan benchmarking. Kepala madrasah di Provinsi Jambi dalam melakukan benchmarking di lingkungan madrasah yang ia pimpin menemukan berbagai macam resistensi. Hal ini sesuai dengan apa yang beliau sampaikan bahwa dalam melaksanakan proses benchmarking untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas madrasah ini, ada berbagai macam tantang dan peluang. Salah satunya terjadinya resistensi dan hal itu biasa terjadi dan harus dikelola dengan baik agar tidak berlarut-larut dan menghambat proses benchmarking dan menjadikan madrasah bertransformasi sesuai dengan apa yang dicita-citakan madrasah. Metode penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif analitis, menggambarkan proses Proses Benchmarking Kepala Madrasah Dalam Melakukan Transformasi Madrasah Di Kota Jambi. Proses benchmarking yang harus dilakukan setiap kepala Madrasah meliputi empat faktor: (a) pengetahuan, terutama yang berkenaan dengan aspek proses dan praktik suatu pekerjaan yang diperoleh dari hasil penelitian benchmarking. (b) motivasi, dapat memotivasi setiap orang untuk terus belajar dan meningkatkan produktivitas kerja. (c) situasi, yaitu peluang bagi setiap orang untuk menerapkan pengetahuaannya dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas. (d) kemauan setiap orang untuk mengembangkan pengetahuannya. Karakteristik madrasah yang unggul/terbaik dalam kelasnya yang akan dibenchmarking adalah: (a) fokus pada prestasi, perbaikan kualitas, dan produktivitas, (b) kesadaran atas biaya, (c) memiliki hubungan yang dekat dengan para peserta didik, (d) memiliki hubungan yang dekat dengan para mitra, (e) memanfaatkan teknologi mutakhir, (f) fokus pada inti dan tujuan yang akan dicapai.</p> 2020-01-20T00:50:16+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/64 PROSES PELAYANAN NASABAH DALAM PERBANKAN SYARIAH 2020-01-20T01:19:56+00:00 Syukri Nasution syukrinst123@gmail.com <p>Pelayanan publik atau pelayanan umum dapat didefinisikan sebagai segala bentuk jasa pelayanan, baik dalam bentuk barang publik maupun jasa publik yang pada prinsipnya menjadi tanggung jawab dan dilaksanakan oleh instansi pemerintah di pusat, di daerah, dan di lingkungan Badan Usaha Milik Negara atau Badan Usaha Milik Daerah, dalam rangka upaya pemenuhan kebutuhan masyarakat maupun dalam rangka pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan. Karenanya birokrasi publik berkewajiban dan bertanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang baik dan profesional. Peran perbankan syariah dalam pembangunan ekonomi Islam memberikan implikasi yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ekonomi Islam yang di representasikan melalui bank syariah dapat memberikan solusi alternatif bagi masyarakat dalam mengatur dan memanjamen masalah keuangannya.</p> 2020-01-20T01:19:56+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/76 PENDIDIKAN SEBAGAI MEDIA INTEGRASI AGAMA DAN SAINS DALAM ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 2020-01-25T11:09:10+00:00 Edison edisonpaedi779@gmail.com Irwan Fathurrochman inhamna@gmail.com <p>Education is not just merely transferring knowledge, but alsotransforming the values of truth, justice, honesty, humanity, and divinity into thehearts of students. Islam is a religion that is in accordance with human nature, itsshari'a is not only encouraging people to learn science and technology, then tobuild civilization, even to organize their people to survive and save both in theworld and in the hereafter. Religion and science have no opposition, are integral,cannot be separated from one another. Integration of religion and science is notjust an epistemological study, but it should be implemented axiologically in thelearning process at every level of education. Facing the globalization era that weare familiar with in the era of industrial revolution 4.0, the integration of religionand science is a necessity.</p> 2020-01-25T11:08:52+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/77 PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN RASA INGIN TAHU DAN HASIL BELAJAR SISWA MATERI KESEIMBANGAN EKOSISTEM PADA SISWA KELAS VII SEMESTER 1 SD NEGERI 2 WONOROTO KECAMATAN WATUMALANG KABUPATEN WONOSOBO TAHUN 2019/2020 2020-03-08T01:56:55+00:00 Royong Sunu Hidayat sunu@literasikitaindonesia.com <p>Sikap rasa ingin tahu sangatlah penting dalam proses pembelajaran. Terlebih dalam pembelajaran IPA yang menekankan pada penemuan konsepkonsep secara ilmiah. Untuk membangkitkan rasa ingin tahu siswa memanglah tidak mudah, guru harus terbiasa dan membiasakan siswa untuk aktif bertanya terhadap proses pembelajaran. Sikap rasa ingin tahu yang rendah akan mempengaruhi hasil dari sebuah pembelajaran yang diberikan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan sikap rasa ingin tahu siswa mata pelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem menggunakan model pembelajaran Inquiry. Peneliti memilih model pembelajaran Inquiry karena memiliki beberapa kelebihan yaitu, siswa terlibat aktif dalam pembelajaran, mengenmbangkan kepercayaan diri pada siswa, lebih focus pada materi dan menumbuhkan sikap ilmiah pada siswa. Langkah dari model pembelajaran Inquiry adalah membentuk kelompok-kelompok inkuiri, memperkenalkan topik-topik inkuiri kepada semua kelompok membentuk posisi tentang kebijakan yang bertalian dengan topik, merumuskan semua istilah yang terkandung di dalam proposisi kebijakan menyelidiki validitas logis dan konsisten internal pada proposisi dan unsur-unsur penunjangnya, mengumpulkan evidensi (bukti) untuk menunjang unsur-unsur proposes, menganalisis solusi solusi yang diusulkan dan mencari posisi kelompok dan menilai proses kelompok. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pada pembelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem penggunaan model pembelajaran Inquiry dapat meningkatkan hasil belajar dan sikap rasa ingin tahu siswa. Hasil belajar siswa mata pelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem. Bagi siswa kelas VI semester 1 SD Negeri 2 Wonoroto Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo tahun 2019/2020 dari pra siklus 67 menjadi 82 Pada akhir siklus 2. Sikap rasa ingin tahu mengikuti mata pelajaran IPA materi keseimbangan ekosistem. Bagi siswa Kelas VI semester 1 SD Negeri 2 Wonoroto Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo tahun 2019/2020 dari pra siklus 18% menjadi 85% pada akhir siklus 2.</p> 2020-03-08T01:56:55+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/78 UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN SIKAP BERPIKIR KRITIS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA TEMA KEGEMARANKU MUATAN PELAJARAN MATEMATIKA PADA SISWA KELAS I SEMESTER I SD NEGERI 1 BANYUKEMBAR KECAMATAN WATUMALANG KABUPATEN 2020-03-08T01:58:32+00:00 Trisnawati Endah endah@literasikitaindonesia.com <p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar dan Sikap berpikir kritis pada muatan pelajaran Matematika melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) di kelas I Semester I SD Negeri 1 Banyukembar Kecamatan Watumalang. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Negeri 1 Banyukembar Kecamatan Watumalang Kabupaten Wonosobo yang berjumlah 38 siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus pada setiap siklusnya terdiri dari dua kali pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis data kuantitatif. Untuk memperoleh data Sikap berpikir kritis siswa yaitu dengan menggunakan lembar observasi dan angket Sikap berpikir kritis, sedangkan untuk memperoleh data hasil belajar dalam penelitian ini menggunakan lembar evaluasi yang diberikan pada setiap siklus. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh Sikap berpikir kritis siswa pada siklus I 53%, meningkat menjadi 89% pada siklus II. ketuntasan belajar siswa pada siklus I 66% dengan rata-rata kelas sebesar 71 meningkat menjadi 92% dengan rata-rata kelas 83 pada siklus II. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar dan Sikap berpikir kritis pada muatan pelajaran Matematika di kelas I semester I SD Negeri 1 Banyukembar.</p> 2020-03-08T01:58:32+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/79 PEMANFAATAN MEDIA VIDEO DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI MTsN JAMBI TIMUR KOTA JAMBI 2020-03-08T01:59:45+00:00 Syofian.Is Is syofian_is@yahoo.co.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi objektif mengenai pemanfaatan media video dalam meningkatkan motivasi belajar siswa MTS N Jambi Timur Kota Jambi yang meliputi ; jenis motivasi yang timbul dari pemanfaatan media videopada siswa, karakteristik video yang seperti apa yang digunakan di MTS N Jambi Timur Kota Jambi dan gambaran hasil belajar hubungannya dengan pemanfaatan media video pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan prosedur pemecahan masalahnya menggunakan deskripsi analisis, mengabungkan beberapa pendapat para ahli dan teori-teroi yang relevan serta uraian dari kajian penulis dalam menganalisis temuan-temuan dilapangan. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara (1) Angket, (2) Observasi,(3) Wawancara. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif oleh penulis dan didukung oleh pendapat para ahli dan teori yang relevan sehingga mendapatkan suatu kesimpulan penelitian. Dari hasil analisis penulis didapat bahwa ; pertama pemanfaatan media video di MTS N Jambi Timur Kota Jambi memberikan efek kepada siswa berupa timbulnya motivasi-motivasi positif seperti ; timbulnya rasa inggin tau siswa lebih dalam terhadap materi yang disampaikan, kosentrasi siswa terfokus pada materi pembelajaran dan siswa sangat tertarik dan berminat untuk belajar karena media video dapat membantu mereka dalam memahami materi-materi yang bersifat abstrak. Kedua ternyata karakteristik video yang digunakan di MTS N Jambi Timur Kota Jambi sudah memenuhi keritera video pembelajaran dan ketiga karena pemanfaatan media video mampu membangkitkan motivasi belajar siswa, sehingga siswa termotivasi untuk belajar dengan tekun, maka berimplikasi kepada hasil belajar mereka.</p> 2020-03-08T01:59:45+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/80 PENERAPAN PEMBIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGGUNAKAN MEDIA PEMBELAJARAN PADA GURU SD NEGERI WONOSARI KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO SEMESTER II TAHUN 2017/2018 2020-03-08T02:01:09+00:00 Fadlilah Umi fdlillah@literasikitaindonesia.com <p>Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Wonosari,Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan menggunakan Media Pembelajaran. Dengan menggunakan metode pembimbingan kelompok diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menggunakan Media Pembelajaran sekaligus meningkatkan efektifitas kegiatan pembelajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Sekolah, dengan subyek penelitian guru kelas SD Negeri Wonosari. Penelitian ini difokuskan pada peningkatan kemampuan menggunakan media pembelajaran guru kelas. Pelaksanaan penelitian melibatkan guru lain sebagai kolaborator. Melalui data yang ada dan refleksi awal, prosedur penelitian tindakan sekolah ini meliputi: 1) perencanaan, 2) pelaksanaan tindakan, 3) pengamatan, 4) Refleksi dalam setiap siklus. Data diperoleh melalui observasi ( pengamatan ), angket , dan wawancara. Penelitian terlaksana dalam 2 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya peningkatan kemampuan menggunakan media pembelajaran dengan menerapkan teknik Pembimbingan Kelompok dapat meningkatkan kualitas guru dalam menggunakan media pembelajaran dan meningkatkan fektifitas kegiatan pembelajaran. Pada saat proses pembelajaran guru menggunakan media pembelajaran, guru juga dapat memilih media pembelajaran sesuai dengan kondisi sekolah bahkan guru dapat membuat media pembelajaran sederhana yang dapat mendorong terjadinya proses belajar pada diri siswa. Hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai menggunakan media pembelajaran 46,66% menjadi 60% pada siklus 1,dan 70% pada siklus 2. Sedangkan tindakan pembimbingan kelompok dari kondisi awal belum dilaksanakan nilai 0 menjadi dilaksanakan dengan skor keberhasilan 72,5 pada siklus 1 dan 85 pada siklus 2.</p> 2020-03-08T02:01:09+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/81 PENINGKATAN PEMBELAJARAN AKTIF, KREATIF, EFEKTIF, DAN MENYENANGKAN (PAKEM) MELALUI PENERAPAN SUPERVISI AKADEMIK PADA GURU KELAS SD NEGERI 1 JENGKOL SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2018/2019 2020-03-08T02:02:16+00:00 Sulastriningsih ningsih Sulastriningsih@literasikitaindonesia.com <p>Tujuan dari penelitian ini yaitu :1) Untuk meningkatkan pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) melalui supervisi akademik pada guru Sekolah Dasar Negeri 1 Jengkol pada Semester 2 tahun 2018/2019. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Negeri 1 Jengkol ,Kecamatan Garung Kabupaten Wonosobo pada bulan Februari – Maret 2018. dengan subyek penelitian guru kelas I sampai kelas VI sebanyak 6 orang guru. Penelitian dilaksanakan dalam 2 siklus setiap siklus 2 pertemuan.Tiap siklus merupakan langkah yang berulang dari 4 tahap yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan,observasi,dan tahap dan refleksi. Teknik pengumpulan data adalah teknik non tes sedang alat pengumpul data yang dilaksanakan adalah observasi dan evaluasi dengan sekala penilaian. Berdasarkan analisis hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan peneliti, menunjukan bahwa : supervisi akademik dapat meningkatkan pembelajaran PAKEM guru, dimana didapat hasil perolehan dengan persentase Peningkatan nilai terendah 11,9 % dari 59 menjadi 67, Peningkatan nilai tertinggi 18,1% dari 68 menjadi 83, dan peningkatan rerata meningkat 9,7% dari 65 menjadi 72. pada siklus-1 , serta peningkatan nilai terendah 13% dari 67 menjadi 77 peningkatan nilai tertinggi 4,6% dari 83 menjadi 87 , dan peningkatan rerata meningkat 13,3 % dari 72 menjadi 83 pada siklus II, Hasil akhir pada penerapan supervisi akademik dapat meningkatkan pembelajaran aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAKEM) pada guru SD Negeri 1 Jengkol Semester 2 tahun pelajaran 2018/2019. Kesimpulan berdasarkan data empirik sesuai dengan pengajuan hipotesis berdasarkan kajian teoritis yaitu Melalui Supervisi Akademik dapat meningkatan Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan (PAKEM) pada Guru SD Negeri 1 Jengkol Semester 2 tahun Pelajaran 2018/2019.</p> 2020-03-08T02:02:15+00:00 Copyright (c) 2020 Jurnal Literasiologi