REALITAS HOAX DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN

  • Fitrianingsih Fitri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Salatiga
Keywords: Hoax, QS. An-Nuur 11-19, perspektif al Quran

Abstract

Perkembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) di era globalisasi sangatlah cepat dan mudah. Dengan teknologi yang sangat canggih, manusia dapat dengan mudah melakukan komunikasi dan tukar menukar informasi. Namun dalam perkembangannya, TIK memiliki dua sisi yang berbeda, yakni bersifat positif bila digunakan untuk suatu hal yang benar dan bersifat negatif bila digunakan untuk hal yang salah. Berita bohong atau hoax yang menyebar dikalangan masyarakat baik secara langsung maupun melalui media sosial memiliki varian dan dimensi yang beragam. Faktor yang melatarbelakangi munculnya berita hoax tersebut salah satunya dimanfaatkan oleh musuh-musuh Islam untuk memerangi kaum muslimin. Penelitian ini bersifat kepustakaan, maka teknis yang digunakan adalah dengan mencari data-data dari kitab tafsir al Quran berkaitan dengan penafsiran terhadap ayat hoax dalam perspektif al Quran, serta dari berbagai sumber berupa buku, jurnal, maupun media internet yang membahas masalah yang terkait dengan obyek pembahasan. Dari penelitian tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa penafsiran para mufassir tentang ayat-ayat hoax dalam persepektif al Quran yaitu surah An-Nuur ayat 11-19 yang menyatakan bahwa suatu fitnah atau tuduhan yang disebarkan oleh orang munafik kepada ummul mukminin berdampak sesat menyesatkan. Hoax merupakan konspirasi untuk mengalahkan lawan atau musuh. Hoax adalah berita yang cepat menyebar dan mampu mempengaruhi.

Published
2019-01-05
How to Cite
Fitri, F. (2019). REALITAS HOAX DALAM PANDANGAN AL-QUR’AN. Jurnal Literasiologi, 1(1), 24. Retrieved from https://jurnal.literasikitaindonesia.com/index.php/literasiologi/article/view/12