Mengatasi Kesulitan Peserta Didik melalui Metode Meaningful Learning dalam Materi Aplikasi Konsep Titik Stationer Di Kelas XII MIPA 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Di SMA Negeri 11 Kota Jambi

Main Article Content

Rismayati Rismayati

Abstract

Peserta didik kelas XII MIPA1 SMA Negeri 11 Kota Jambi Tahun Pelajaran 2019/2020 mengalami kesulitan membuat model matematika dalam penerapan konsep titik stasioner. Hal ini ditunjukkan dengan hasil belajar yang diperoleh peserta didik terkait materi titik stasioner, yaitu hanya 10 (29,41%) peserta didik yang dapat membuat model matematika. Sehingga perlu dilakukan tindakan untuk mengatasi kesulitan peserta didik tersebut., melalui penelitian tindakan kelas dengan menggunkan metode meaningfull lerning. Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam dua siklus, dimana masing-masing siklus terdapat dua kali pertemuan.


Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode meaningfull learning dapat mengatasi kesulitan peserta didik dalam pengaplikasian konsep titik stasioner, terlihat dari semakin berkurangnya jumlah peserta didik yang mengalami kesulitan membuat model matematika dalam penerapan konsep titik stasioner pada setiap siklus, yaitu sebelum dilakukan tindakan (siklus) berjumlah 24 orang (70,59%), jumlah ini berkurang menjadi 16 orang pada siklus pertama atau sebesar 47, 06%, dan pada siklus kedua berkurang menjadi 6 orang (17,65%). Sehingga, pada akhir siklus jumlah peserta didik yang memiliki kemampuan membuat model matematika berdasarkan penerapan konsep titik stasioner berjumlah 28 orang atau mencapai 82,35%.

Article Details

How to Cite
Rismayati, R. (2021). Mengatasi Kesulitan Peserta Didik melalui Metode Meaningful Learning dalam Materi Aplikasi Konsep Titik Stationer Di Kelas XII MIPA 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 Di SMA Negeri 11 Kota Jambi. Jurnal Literasiologi, 5(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v5i1.179
Section
Journal