KESUKSESAN BELAJAR SISWA: KAJIAN FENOMENOLOGI TERHADAP PENGALAMAN KONSELOR SEKOLAH, ORANG TUA DAN SISWA DALAM MEWUJUDKANNYA (STUDI DI SMA NEGERI 1 REJANG LEBONG)

Main Article Content

Sri Mulyati
Idi Warsah
Dewi Sari

Abstract





SMA Negeri 1 Rejang Lebong merupakan salah satu lembaga pendidikan yang sangat terkenal di Provinsi Bengkulu karena prestasi para siswanya di bidang akademik dan non akademik. Keberhasilan belajar siswa tak terlepas dari andil guru, orang tua dan kerja keras siswa itu sendiri dalam mengembangkan potensinya. Sosok yang dapat memberikan bimbingan pada siswa pada dasarnya bukan hanya seorang guru mata pelajaran ataupun wali kelas saja, namun peran seorang guru bimbingan konseling adalah sosok yang tepat untuk memberikan bimbingan kepada siswa sebagai seorang konselor. Sebagai penelitian yang spesifik, fokus utama dari penelitian ini adalah menggali pengalaman konselor sekolah, orang tua, dan siswa dalam mencapai kesuksesan belajar siswa.
Penelitian ini mengadopsi pendekatan fenomenologi dalam metode kualitatif. Informan penelitian terdiri dari konselor sekolah, orang tua, dan siswa SMA Negeri 1 Rejang Lebong. Data yang dikumpulkan berfokus pada keberhasilan belajar siswa dan sumber datanya adalah subjek penelitian itu sendiri. Pengamatan, wawancara dan dokumentasi adalah metode dalam menghimpun data penelitian ini. Proses analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi kesimpulan. Triangulasi sumber dan metode digunakan untuk mendapatkan validitas data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Konselor sekolah melakukan bimbingan konseling terhadap siswa yang mengalami kesulitan belajar hingga siswa tersebut mampu keluar dari problemnya dan mencapai kesuksesan belajar. 2) Orang tua di rumah selalu memperhatikan dan mengingatkan anaknya untuk belajar seperti membaca ulang materi yang dipelajari dan menanyakan tugas sekolah yang harus diselesaikan serta memberi peringatan untuk mengurangi penggunaan android dan menjaga pergaulan. Orang tua juga memberikan motivasi kepada anak untuk berani berbicara di depan kelas agar mampu mengikuti pembelajaran di kelas sehingga hasil maksimal akan diraih. 3) Siswa mampu keluar dari keterpurukan karena tidak mampu mencapai hasil maksimal dari proses belajarnya sehingga ia mampu berubah dan memperbaiki cara dan pola belajarnya hingga dapat membuktikan jika ia mampu berprestasi. Tentu hal ini tidak terlepas dari motivasi dan arahan orang tua di rumah serta saran dan masukan dari layanan bimbingan konseling di sekolah.



Article Details

How to Cite
Mulyati, S., Warsah, I., & Sari, D. (2023). KESUKSESAN BELAJAR SISWA: KAJIAN FENOMENOLOGI TERHADAP PENGALAMAN KONSELOR SEKOLAH, ORANG TUA DAN SISWA DALAM MEWUJUDKANNYA (STUDI DI SMA NEGERI 1 REJANG LEBONG). Jurnal Literasiologi, 9(4). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4.538
Section
Journal