IMPLEMENTASIKURIKULUM MERDEKAPADAPEMBELAJARANPENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD IT ANNIDA’ KOTA LUBUK LINGGAU DALAM MENGEMBANGKAN KREATIFITAS PESERTA DIDIK

Main Article Content

M.Ferry Kurniawan
Amrullah Amrullah
Dewi Purnama Sari

Abstract


Pelaksanaan kurikulum merdeka merupakan konsep yang disukai dalam dunia pendidikan karena menuntut pendidik untuk menunjukkan kreativitas dalam proses pembelajaran sekaligus memungkinkan peserta didik untuk menggali potensi diri dan menumbuhkan kreativitas, inovasi, dan kemandirian. apakah kurikulum tersebut mampu menggali potensi, dan menumbuh kembangkan kretivitas peserta didik. Seperti halnya wacana baru tersebut, tentu saja ada pro dan kontra untuk dipertimbangkan. Pendidikan berfungsi sebagai sarana untuk membentuk dan mencapai tujuan pribadi. Tuntunan pendidikan harus diturunkan dari Al-Qur'an, karena Al-Qur'an secara konsisten memberikan isyarat instruksional secara keseluruhan, mulai dari ayat pembuka hingga ayat penutupnya. Melalui ketaatan pada nilai-nilai yang dianut dalam al-Qur'an, individu dapat dibimbing menuju kreativitas, kedinamisan, dan pencapaian nilai-nilai hakiki ubudiyah dalam hubungannya dengan penciptanya.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dekriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, wawancara, dan dokumentasi.Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan tiga tahap yaitu:1) Reduksi data 2) penyajian data 3) penarikan kesimpulan dan verifikasi. Teknik keabsahan data yang digunakan yaitu: Triangulai sumber dan Triangulai teknik. Sumber yang diamati yaitu, Guru Pendidikan Agama Islam, Kepala sekolah, Waka kurikulum, dan Peserta didik di SDIT Annida’ Kota Lubuklinggau.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan proses pembelajaran Penerapan kurikulum merdeka dalam Pendidikan Agama Islam di SDIT Annida di Kota Lubuklinggau telah dilaksanakan melalui penyelenggaraan penilaian sumatif pada akhir semester gasal tahun pelajaran 2022/2023. Penilaian ini menggabungkan pendekatan yang berbeda, dimulai dengan pengajaran tatap muka selama era pasca pandemi. beberapa model pembelajaran diperkenalkan, model pembelajaran berbasis proyek, model pembelajaran berbasis masalah, model pembelajaran penemuan, dan pembelajaran inkuiri.
Penerapan pembelajaran diferensiasi sebagai wujud kurikulum merdeka telah menghasilkan transformasi positif dalam pengembangan kreativitas belajar siswa pada pendidikan agama Islam di SDIT Annida Kota Lubuklinggau. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya kemampuan siswa setelah diterapkannya belajar mandiri. keterampilan berpikir kritis, kepekaan emosional, memfasilitasi upaya kolaboratif dalam penyelesaian tugas akademik, mendorong penyebaran karya mereka dalam lingkaran sosial.

Article Details

How to Cite
Kurniawan, M., Amrullah, A., & Sari, D. P. (2023). IMPLEMENTASIKURIKULUM MERDEKAPADAPEMBELAJARANPENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SD IT ANNIDA’ KOTA LUBUK LINGGAU DALAM MENGEMBANGKAN KREATIFITAS PESERTA DIDIK. Jurnal Literasiologi, 10(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v10i1.563
Section
Journal

Most read articles by the same author(s)