Gelar Ummi Pada Nabi Muhammad SAW Studi: Tematik Tafsir Al Munir

Isi Artikel Utama

Claudio Gita Morinda
Siti Jumrotun
Rizka Damayanti
Agustiar

Abstrak

Tulisan ini membahas tentang Gelar Ummi Pada Nabi Muhammad Saw dalam tafsir al-Munir. Sebuah artikel yang mengkaji dan meneliti penafsiran Wahbah Az-Zuhaili dalam tafsir al-Munir mengenai kata ummi dalam Al-Qur’an. Dimana sifat ummi pada nabi Muhammad bukan menjadikan kekurangan atau kelemahan baginya melainkan menjadikan bukti kuat akan keautentikan Al-Qur’an. Adapun teknik penelitian ini termasuk pada penelitian kualitatif dengan menggunakan jenis kepustakaan (Library research) dengan metode pendekatan tematik, yang mengkaji dan menelaah referensi bersumber dari analisa buku-buku dan kitab-kitab seputar konsep ummi. Sumber utama dalam penelitian ini adalah Kitab tafsir Al-Munir Jilid 5. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep keummian Nabi Muhammad dalam tafsir al-Munir adalah mukjizat utama yang sudah melekat pada pribadi nabi yang menjadikan bukti keautentikan Al-Qur’an bahwa nabi tidak mengarang atau menciptakan Al-Qur’an tersebut. Prediket an-nabiyy al-ummiy merupakan bagian unsur aqidah untuk menanamkan Tauhid Uluhiyyah dan Tauhid Rububiyyah kepada seluruh umat manusia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Morinda, C. G., Jumrotun, S., Damayanti, R., & Agustiar, A. (2024). Gelar Ummi Pada Nabi Muhammad SAW Studi: Tematik Tafsir Al Munir. Jurnal Literasiologi, 12(1). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v12i1.719
Bagian
Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama